Saturday, April 27, 2019

DESA NAGORO SEBUAH TEMPAT DI JEPANG PENDUDUKNYA ADALAH BONEKA

Live303 - Ada banyak tempat unik yang mengundang rasa penasaran para pelancong dunia. Sebagian tempat yang sudah terkenal antara lain yaitu Hawaii, Paris Prancis, dan Bali. Namun, tidak hanya tempat tersebut saja yang menarik untuk dikunjungi, melainkan ada banyak pilihan lain yang bisa masuk ke dalam daftar kunjungan wisata. Seperti pulau-pulau yang tidak berpenghuni, wilayah yang masih tradisional dan belum tersentuh teknologi modern, atau perbukitan yang asri. Pada dasarnya, yang dicari oleh kebanyakan orang merupakan tempat yang dapat memberikan kesan mendalam serta pengalaman berbeda.

 DESA NAGORO SEBUAH TEMPAT DI JEPANG PENDUDUKNYA ADALAH BONEKA
 Contohnya Desa Nagoro yang berada di kawasan Shikoku, Jepang.Desa Nagoro lumayan viral di internet. Berdasarkan laporan dari situs Unusualplaces.org, Dailymail.co.uk dan beberapa situs lain, desa satu ini terkenal akan ciri khasnya yang berbeda ketimbang tempat kebanyakan. Pasalnya, sebuah desa terpencil yang berlokasi pada Pengunungan Selatan Pulau Shikoku itu ditinggali banyak boneka. Benar, penduduk desa ini adalah boneka! Mereka seukuran manusia dan terlihat ada di mana-mana. Halte, sekolah, gubuk kecil, rumah-rumah, emperan toko, kursi taman, batu besar dekat danau, mereka berada di Desa Nagoro seolah-olah hidup sungguhan dan beraktivitas selayaknya penduduk biasa. Jadi agak terasa menyeramkan.Sebenarnya, semua ini berawal dari gagasan seorang seniman bernama Ayano Tsukimi. Wanita paruh baya yang telah berusia 64 tahun itu melakukan sebuah hal yang menarik perhatian. Setelah kembali dari Osaka ke tempat kelahirannya, ia menjadi sedih bukan kepalang. Desa Nagoro yang kecil semakin sepi penduduk dan seakan hampir punah. Ayano juga sering mendapat masalah dari hewan-hewan liar yang berani merambah desa dikarenakan jumlah penduduk yang sangat sedikit. Ia kemudian mendapat ide untuk membuat beberapa buah boneka sawah seukuran manusia untuk diletakkan pada beberapa sudut rumah dan pekarangan agar tidak ada hewan liar yang masuk.Ide Ayano berkembang ketika ia membuat boneka. Seniman tua itu mencoba membuat boneka replika keluarga dekatnya yang telah meninggal. Dirinya pun menaruh boneka-boneka tersebut tepat dimana dahulu orang yang telah meninggal itu sering berada. Boneka-boneka yang dibuatnya mengenakan pakaian orang seperti pada umumnya. Kediamannya pun menjadi terasa hidup dan ramai. Ia mengatakan sangat nyaman tinggal di rumahnya karena selain aman dari hewan liar, boneka-boneka tersebut membuatnya dapat mengenang masa lalu yang indah; dikelilingi oleh orang-orang yang dicintai.Mengikut informasi yang didapat, Desa Nagoro yang memiliki tingkat ekonomi rendah memaksa satu per satu penduduknya pergi ke kota. Diketahui jumlah warga Desa Nagoro hanya berjumlah 37 orang saja. Walaupun demikian, warga desa ini tetap menjalani kehidupan seperti biasa. Namun berkat seniman Ayano Tsukimi, Desa Nagoro yang kecil dan indah menjadi lokasi incaran para pelancong lokal maupun mancanegara. Desa terpencil itu pun ramai dikunjungi oleh orang-orang yang menyempatkan diri berkunjung melihat ‘lembah boneka’.


Butuh tempat bermain JUDI BOLA ONLINE Silakan klik AGEN SBOBET IBCBET AGEN BOLA ONLINE AGEN SBOBET 25RB atau PREDIKSI PERTANDINGAN

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment