Friday, December 2, 2016

Misteri Periuk Kuno di Dasar Danau Matano, Berusia 40 Abad

633 Cash - Isi dasar Danau Matano atau Danau Mata Air di Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, mulai tersingkap misterinya. Ada temuan benda purbakala di dasar danau yang terbentuk pada masa Pleosen 1-4 juta tahun lampau.

www.633cash.com
Tim arkeolog nasional menemukan pecahan tembikar atau periuk yang diduga dari era Neolitikum (Zaman Batu Muda sekitar 1.500-2.000 Sebelum Masehi). Benda peninggalan purbakala ini ditemukan tim saat menyelam di dasar danau tektonik yang panjangnya mencapai 28 kilometer dan lebar delapan kilometer, tepatnya berada di ujung timur Provinsi Sulawesi Selatan yang berbatasan dengan Sulawesi Tengah.
"Diduga benda berupa tembikar itu berasal dari masa Neolitikum peninggalan bangsa Austronesia," ucap Shinatria Adhityatama, salah seorang ahli arkeologi bawah air dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (PPAN), saat dihubungi Kabarberita.
Menurut Shinatria, penelitian arkeologi di danau dengan posisi ketinggian memang tergolong jarang dilakukan. Sebab kegiatan lapangan ini hanya merupakan inisiatif dari Tim PPAN bekerja sama dengan Balai Arkeologi Sulawesi Selatan dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulawesi Selatan."Kawasan temuan tembikar itu berada di kedalaman yang bervariasi, yakni sekitar tiga hingga sepuluh meter di bawah dasar danau. Intinya kita belum bisa ngomong banyak karena semua temuan harus diuji lebih lanjut dan perlu analisis secara mendalam," Shinatria menjelaskan.Kendati demikian, Shinatria menyebutkan bahwa dengan adanya temuan tembikar itu bakal jadi situs prasejarah di bawah air pertama di Indonesia. Dan bisa direkomendasikan jadi world heritage dan biodiversty hotspot yang harus dijaga kelestariannya.Sementara itu, Ketua Tim PPAN Priyatno Hadi mengungkapkan, temuan tembikar purbakala itu memiliki corak geometris yang kerap disebut motif lapita.


Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment