Friday, December 23, 2016

Apakah Anda mau berhubungan seks dengan robot?

633 Cash - Apakah Anda akan berhubungan seks dengan robot? Apakah Anda akan menikah dengan robot? Apakah robot punya hak untuk menolak?

www.633cash.com
Begitulah beberapa pertanyaan dalam konferensi kedua bertema Cinta dan Seks dengan Robot, yang digelar di Universitas Goldsmiths, London, setelah pemerintah Malaysia -tempat awal untuk konferensi- melarang penyelenggaraanya.
Masalah ini tentu bukan hanya kontroversial di negara-negara yang konservatif, juga di negara-negara liberal.
Konferensi di London tidak dihadiri perwakilan dari industri seks, juga tidak menampilkan robot seks, sehingga menimbulkan pertanyaan beberapa peserta.
Bagaimanapun perdebatan tetap hangat menyangkut semakin dekatnya robot seks dalam kehidupan manusia.
RealDolss -perusahaan pembuat mainan seks yang berbasis di California- mengatakan akan meluncurkan boneka seks yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan tahun depan.
Jika terwujud, maka akan menjadi salah satu bukti dari yang sudah sejak lama diperkirakan oleh Dr David Levy tentang robot cerdas yang 'tampak seperti manusia'.
Dalam pidato penutupan konferensi, dia menegaskan kembali hubungan intim dengan robot.
"Kita punya teman robot, dan pasangan robot merupakan kelanjutan yang logis dari kecenderungan itu."
"Dalam waktu 10 tahun mendatang, secara sempurna perangkat lunak bisa menciptakan satu teman robot, yang diharapkan seseorang sebagai pasangan: sabar, baik, mencintai, dipercaya, menghormati, dan tidak mengeluh," jelasnya.
Gagasan tentang pasangan untuk manusia yang bisa diprogram tentu memicu pertanyaan etik dan Dr Levy menyadari bahwa hukum tidak akan mengakui robot sebagai manusia.
Walau gagasannya masih terlalu jauh, sepanjang tahun 2016 ini sudah dibentuk beberapa panel untuk membahasnya, yang terdiri dari perwakilan industri teknologi, akademisi, dan pemerintah.
Konferensi di Universitas Goldsmiths juga menjadi forum perdebatan yang hangat dengan penyampaian beberapa kajian tentang teledildonics -atau teknologi yang memungkinkan dua orang atau lebih terlibat dalam kegiatan seks secara terpisah- maupun haptic sex toys atau mainan seks yang bisa menyentuh seseorang.
Salah satunya adalah Teletongue berbasis Arduino yang dikembangkan oleh para ilmuwan di Universitas Keio di Minato, Jepang, yang ingin menawarkan keintiman antara pasangan di tempat yang terpisah.
Salah seorang mencium atau membelai cetakan plastik dari bagian tubuh manusia, dan para ilmuwan menggunakan telinga. Suara dan getaran itu kemudian ditransmisikan ke pasangannya, yang bisa merasakan dan mendengar ciuman serta belaian tadi. Salah seorang ahli, Profesor Lynne Hall dari Universitas Sunderland, mengatakan bahwa mainan seks yang canggih -yang bisa dikaitkan dengan realitas virtual- merupakan alternatif dari robot.
Dia juga berpendapat bahwa hubungan seks bisa ditingkatkan dengan menggunakan sabuk dari kerangka yang dilengkapi sensor penghimpun data.
"Saya dengan senang hati memberikan data saya jika bisa memberi seks yang lebih baik bagi orang lain," tambahnya.

Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment