Saturday, May 4, 2019

KISAH LAUT SEGITA BERMUDA YANG DIKENAL UNIK DAN ANGKER

Live303 - Soal lautan, belum ada yang mengalahkan reputasi Segitiga Bermuda dalam hal kemisteriusan juga horor. Segitiga imajiner yang menghubungkan Bermuda, San Juan - Puerto Rico, dan Miami di Amerika Serikat itu sarat dengan kisah-kisah kecelakaan yang aneh dan belum bisa dijelaskan penyebabnya. 
Namun, dalam studi yang dirilis WWF baru-baru ini, Segitiga Bermuda tak masuk dalam daftar laut paling berbahaya di muka bumi, dari sisi jumlah kecelakaan kapal maupun tingkat bahaya bagi manusia dan kehidupan laut. 

 KISAH LAUT SEGITA BERMUDA YANG DIKENAL UNIK DAN ANGKER

Masuk dalam daftar di antaranya Laut China Selatan dan Hindia Timur, Laut Mediterania dan Laut Hitam, serta Laut Utara dan perairan Kepulauan Inggris. 
Seperti dimuat situs sains,Kabarberita, WWF menyebut tingkat bahaya perairan dunia dipengaruhi dua hal, lalu lintas laut yang makin ramai dan kegagalan otoritas dan industri untuk menyesuaikan dengan laju percepatan itu. 
Problem akut misalnya terjadi di sekitar Asia Tenggara. Sementara kapal kargo hilir mudik dengan cepat, mengikuti permintaan yang makin meningkat di wilayah yang sedang booming, aturan diberlakukan setengah hati,  pelayanan pelabuhan-pelabuhan masih memprihatinkan. 
Akibatnya, selama dekade terakhir, jumlah kecelakaan di Laut China Selatan lebih banyak daripada perairan manapun di dunia. Ditambah, kurangnya kerja sama global untuk mengatur lalu lintas laut, belum lagi perubahan iklim, cuaca ekstrem. Kecelakaan makin marak terjadi, kapal-kapal bocor atau bahkan terbelah.
Tak hanya manusia yang jadi korban. Di bawah lambung kapal yang seringkali mengangkut "emas hitam" alias minyak bumi.ada harta karun tak ternilai yang terancam terumbu karang. Misalnya Coral Triangle di Asia, yang meliputi perairan Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon, dan Timor Leste. 
Minyak dan zat beracun yang bocor dari kapal yang celaka bisa berarti bencana bagi kehidupan bawah laut yang tak tergantikan. 
"Sejak tahun 1999, ada 239 kecelakaan kapal di Laut China Selatan dan Hindia Timur, lokasi Coral Triangle, rumah bagi 76 persen spesies koral dunia," demikian ujar Manajer Kelautan WWF, Simon Walmsley dalam rilisnya. 
Sebanyak 106 kapal tenggelam tahun lalu, naik 91 kejadian dari tahun sebelumnya. Sementara, rata-rata ada 146 kapal hilang setiap tahun. 
"Seiring armada global yang terus berkembang pesat dan mulai beroperasi secara rutin di daerah yang lebih berisiko kecelakaan, keparahan dampak akan meningkat, kecuali ada tindakan pencegahan yang dilakukan untuk mengatasi  faktor-faktor risiko," tambah WWF. 


Butuh tempat bermain JUDI BOLA ONLINE Silakan klik AGEN SBOBET IBCBET AGEN BOLA ONLINE AGEN SBOBET 25RB atau PREDIKSI PERTANDINGAN

- by Fika lestari

0 comments:

Post a Comment