633 Cash - Beberapa kadal ditemukan terperangkap selama 99 juta tahun dan
memberikan kita bayangan tentang 'dunia yang hilang'. Reptil kuno
tersebut terawetkan dengan detail yang luar biasa, mulai dari sisik
kulit, ujung lidah, hingga cakar kecilnya.
Kadal tersebut menghuni hutan tropis pada pertengahan Periode Kapur Tengah atau Mid-Cretaceous, di mana wilayahnya sekarang masuk ke Negara Myanmar. Seperti yang dikutip dari Kabarberita dari fosil tersebut para peneliti di Amerika Serikat telah menerbitkan penelitian mereka dalam jurnal Science Advances.
"Fosil yang terperangkap dalam Ambar--resin dari pohon yang lunak dan lengket-- memberikan pandangan ke dalam dunia yang hilang. Hal tersebut menunjukkan bahwa tropik pada periode Mid-Cretaceous terdapat jenis kadal yang beragam," ujar Edward Stanley dari Florida Museum of Natural History kepada Kabarberita.
Beberapa kadal merepresentasikan jenis hewan modern seperti tokek. "Salah satu fosil nampak seperti peralihan antara bentuk kadal yang standar dengan bunglon," ujar Dr. Stanley."Hubungan yang 'hilang' ini terjadi kira-kira 80 juta tahun lebih tua dari fosil bunglon yang lain, dan beberapa fitur seperti lidah proyektil ternyata telah ada dari nenek moyang bunglon ini," tambahnya.
Karena terawetkan dengan baik, jaringan lunak, organ dalam, dan juga tulang dapat bertahan dalam ambar selama jutaan tahun. "Kami dapat melihat dengan cukup baik bagaimana hewan itu terlihat ketika hidup," jelas Prof. Daza.
"Mereka memberikan gambaran yang benar-benar bagus seperti apa masa lalu itu. Bagiku, seperti pergi ke waktu silam dan melakukan perjalanan mengumpulkan kadal ketika kita bisa melihat seperti apa hewan-hewan ini nampak."
Dari fosil itu, mereka bisa menyelesaikan beberapa kesenjangan dalam pohon keluarga antara reptil purba dan kerabat modern mereka.
Bandar Bola Agen Bola Agen Judi Bola Online Agen Bola Terpercaya Judi Bola

0 comments:
Post a Comment